ALGORITMA
PEMROGRAMAN
PEMROGRAMAN
dengan
C++
C++
1. PENGANTAR C++
C++ diciptakan oleh Bjarne Stroustrup di
laboratorium Bell pada awal tahun 1980-an, sebagai pengembangan dari bahasa C
dan Simula. Saat ini, C++ merupakan salah satu bahasa yang paling populer untuk
pengembangan software
laboratorium Bell pada awal tahun 1980-an, sebagai pengembangan dari bahasa C
dan Simula. Saat ini, C++ merupakan salah satu bahasa yang paling populer untuk
pengembangan software
berbasis OOP. Kompiler untuk C++ telah
banyak beredar di pasaran. Software developer yang paling diminati adalah
Borland Inc. dan Microsoft Corp. Produk dari Borland untuk kompiler C++ adalah
Turbo C++, Borland C++, Borland C++ Builder. Sedangkan dari Microsoft adalah
Ms. Visual C++. Walaupun banyak kompiler yang tersedia, namun pada intinya
bahasa pemrograman yang dipakai adalah C++.
Sebelum
mulai melakukan kode program, sebaiknya diingat bahwa C++ bersifat “case
sensitive”, yang artinya huruf besar dan huruf kecil dibedakan.
banyak beredar di pasaran. Software developer yang paling diminati adalah
Borland Inc. dan Microsoft Corp. Produk dari Borland untuk kompiler C++ adalah
Turbo C++, Borland C++, Borland C++ Builder. Sedangkan dari Microsoft adalah
Ms. Visual C++. Walaupun banyak kompiler yang tersedia, namun pada intinya
bahasa pemrograman yang dipakai adalah C++.
Sebelum
mulai melakukan kode program, sebaiknya diingat bahwa C++ bersifat “case
sensitive”, yang artinya huruf besar dan huruf kecil dibedakan.
2. STRUKTUR BAHASA C++
Cara
terbaik untuk balajar bahasa pemrograman adalah dengan langsung
mempraktikannya. Cobalah contoh program berikut :
terbaik untuk balajar bahasa pemrograman adalah dengan langsung
mempraktikannya. Cobalah contoh program berikut :
Program di atas, misalnya dapat disimpan
dengan nama latih1.cpp. Cara untuk menyimpan dan mengkompile program
berbeda-beda, tergantung kompiler yang dipakai.
dengan nama latih1.cpp. Cara untuk menyimpan dan mengkompile program
berbeda-beda, tergantung kompiler yang dipakai.
Ketika
di-run, maka di layar akan muncul sebuah tulisan “Selamat Belajar C++”.
di-run, maka di layar akan muncul sebuah tulisan “Selamat Belajar C++”.
Contoh
di atas, adalah sebuah contoh program sederhana menggunakan C++. Namun,
penggalan program tersebut telah menyertakan sintak-sintak dasar bahasa C++.
Sintak dasar tersebut, akan kita bahas satu per satu:
di atas, adalah sebuah contoh program sederhana menggunakan C++. Namun,
penggalan program tersebut telah menyertakan sintak-sintak dasar bahasa C++.
Sintak dasar tersebut, akan kita bahas satu per satu:
//
program pertamaku
program pertamaku
merupakan
sebuah baris komentar. Semua baris, yang ditandai dengan dua buah tanda slash
(//), akan dianggap sebagai baris komentar dan tidak akan berpengaruh pada
hasil. Biasanya, baris komentar dipakai oleh programmer untuk memberikan
penjelasan tentang program. Baris komentar dalam C++, selain ditandai dengan
(//) juga dapat ditandai
sebuah baris komentar. Semua baris, yang ditandai dengan dua buah tanda slash
(//), akan dianggap sebagai baris komentar dan tidak akan berpengaruh pada
hasil. Biasanya, baris komentar dipakai oleh programmer untuk memberikan
penjelasan tentang program. Baris komentar dalam C++, selain ditandai dengan
(//) juga dapat ditandai
dengan
(/*….*/)
(/*….*/)
Perbedaan
mendasar dari keduanya adalah :
mendasar dari keduanya adalah :
//
baris komentar
baris komentar
/*
blok komentar */
blok komentar */
#include
pernyataan
yang diawali dengan tanda (#) merupakan pernyataan untuk menyertakan
preprocessor. Pernyataan ini bukan untuk dieksekusi. #include berarti
memerintahkan kompiler untuk menyertakan file header iostream.h. Dalam file
header ini, terdapat beberapa fungsi standar yang dipakai dalam proses input
dan output. Seperti misalnya perintah cout yang dipakai dalam program utama.
yang diawali dengan tanda (#) merupakan pernyataan untuk menyertakan
preprocessor. Pernyataan ini bukan untuk dieksekusi. #include berarti
memerintahkan kompiler untuk menyertakan file header iostream.h. Dalam file
header ini, terdapat beberapa fungsi standar yang dipakai dalam proses input
dan output. Seperti misalnya perintah cout yang dipakai dalam program utama.
int
main ()
main ()
baris
ini menandai dimulainya kompiler akan mengeksekusi program. Atau dengan kata
lain, pernyataan main sebagai penanda program utama. Adalah suatu keharusan,
dimana sebuah program yang ditulis dalam bahasa C++ memiliki sebuah main. main
diikuti oleh sebuah tanda kurung () karena main merupakan sebuah fungsi. Dalam
bahasa C++ sebuah fungsi harus diikuti dengan tanda (), yang nantinya dapat
berisi argumen. Dan sintak formalnya, sebuah fungsi dimulai dengan tanda {},
seperti dalam contoh program.
ini menandai dimulainya kompiler akan mengeksekusi program. Atau dengan kata
lain, pernyataan main sebagai penanda program utama. Adalah suatu keharusan,
dimana sebuah program yang ditulis dalam bahasa C++ memiliki sebuah main. main
diikuti oleh sebuah tanda kurung () karena main merupakan sebuah fungsi. Dalam
bahasa C++ sebuah fungsi harus diikuti dengan tanda (), yang nantinya dapat
berisi argumen. Dan sintak formalnya, sebuah fungsi dimulai dengan tanda {},
seperti dalam contoh program.
cout
"Selamat Belajar C++";
"Selamat Belajar C++";
perintah
ini merupakan hal yang akan dieksekusi oleh compiler dan merupakan perintah
yang akan dikerjakan. cout termasuk dalam file iostream. cout merupakan
perintah untuk menampilkan ke layer. Perlu diingat, bahwa setiap pernyataan
dalam C++ harus diakhiri dengan tanda semicolon (;) untuk memisahkan antara
pernyataan satu dengan pernyataan
ini merupakan hal yang akan dieksekusi oleh compiler dan merupakan perintah
yang akan dikerjakan. cout termasuk dalam file iostream. cout merupakan
perintah untuk menampilkan ke layer. Perlu diingat, bahwa setiap pernyataan
dalam C++ harus diakhiri dengan tanda semicolon (;) untuk memisahkan antara
pernyataan satu dengan pernyataan
lainnya.
return
0;
0;
pernyataan
return akan menyebabkan fungsi main() menghentikan program dan mengembalikan
nilai kepada main. Dalam hal ini, yang dikembalikan adalah nilai 0.
return akan menyebabkan fungsi main() menghentikan program dan mengembalikan
nilai kepada main. Dalam hal ini, yang dikembalikan adalah nilai 0.
VARIABEL
Berbeda
dengan pendeklarasian variabel di bahasa pemrograman lain, dalam C++ sebelum
mendeklarasikan variabel, hal pertama yang harus dideklarasikan adalah tipe
data yang akan digunakan untuk menampung data.
dengan pendeklarasian variabel di bahasa pemrograman lain, dalam C++ sebelum
mendeklarasikan variabel, hal pertama yang harus dideklarasikan adalah tipe
data yang akan digunakan untuk menampung data.
Format
penulisannya adalah :
penulisannya adalah :
Tipe_data
pengenal = nilai ;
pengenal = nilai ;
Sebagai
contoh :
contoh :
int
a;
a;
float
nomor;
nomor;
atau
dapat juga pemberian nilai awal untuk variable dilakukan pada saat deklarasi,
dapat juga pemberian nilai awal untuk variable dilakukan pada saat deklarasi,
contoh
:
:
int
a=10;
a=10;
char
s=’a’;
s=’a’;
Jika
hendak mendeklarasikan beberapa variabel sekaligus dengan tipe data yang sama,
dapat dilakukan dengan 2 cara, yaitu :
hendak mendeklarasikan beberapa variabel sekaligus dengan tipe data yang sama,
dapat dilakukan dengan 2 cara, yaitu :
int
a;
a;
int
b;
b;
int
c;
c;
atau
dapat disederhanakan dengan deklarasi :
dapat disederhanakan dengan deklarasi :
int
a,b,c;
a,b,c;
KONSTANTA
Konstanta
mirip dengan variable, namun memiliki nilai tetap. Konstanta dapat berupa nilai
Integer, Float, Karakter dan String. Pendeklarasian konstanta dapat dilakukan
dengan 2 cara :
mirip dengan variable, namun memiliki nilai tetap. Konstanta dapat berupa nilai
Integer, Float, Karakter dan String. Pendeklarasian konstanta dapat dilakukan
dengan 2 cara :
o
menggunakan (#define)
menggunakan (#define)
deklarasi
konstanta dengan cara ini, lebih gampang dilakukan karena akan menyertakan
#define sebagai preprocessor directive. Dan sintaknya diletakkan bersama – sama
dengan pernyataan #include (di atas main()).
konstanta dengan cara ini, lebih gampang dilakukan karena akan menyertakan
#define sebagai preprocessor directive. Dan sintaknya diletakkan bersama – sama
dengan pernyataan #include (di atas main()).
Format
penulisannya adalah :
penulisannya adalah :
#define
pengenal nilai
pengenal nilai
Contoh
penggunaan :
penggunaan :
#define
phi 3.14159265
phi 3.14159265
#define
Newline ‘\n’
Newline ‘\n’
#define
lebar 100
lebar 100
pendeklarasian
dengan #define tanpa diperlukan adanya tanda = untuk memasukkan nilai ke dalam
pengenal dan juga tanpa diakhiri dengan tanda semicolon(;).
dengan #define tanpa diperlukan adanya tanda = untuk memasukkan nilai ke dalam
pengenal dan juga tanpa diakhiri dengan tanda semicolon(;).
o
menggunakan (const)
menggunakan (const)
Sedangkan
dengan kata kunci const, pendeklarasian konstanta mirip dengan deklarasi
variable yang ditambah kata depan const.
dengan kata kunci const, pendeklarasian konstanta mirip dengan deklarasi
variable yang ditambah kata depan const.
Contoh
:
:
const
int lebar = 100;
int lebar = 100;
const
char tab = ‘\t’;
char tab = ‘\t’;
const
zip = 1212;
zip = 1212;
Untuk
contoh terakhir, deklarasi variable zip yang tanpa tipe data, maka compiler
akan secara otomatis memasukkannya ke dalam tipe int.
contoh terakhir, deklarasi variable zip yang tanpa tipe data, maka compiler
akan secara otomatis memasukkannya ke dalam tipe int.
k
siapa saja, walaupun anda belum pernah melakukan pemrograman, atau jika andapun
berpengalaman dalam pemrograman dengan bahasa pemrograman lain tapi ingin
mempelajari bahasa C++, ada baiknya anda mengikuti penjelasan disini.
siapa saja, walaupun anda belum pernah melakukan pemrograman, atau jika andapun
berpengalaman dalam pemrograman dengan bahasa pemrograman lain tapi ingin
mempelajari bahasa C++, ada baiknya anda mengikuti penjelasan disini.
C++ adalah
sebuah bahasa pemrograman yang memiliki banyak dialek, seperti bahasa orang
yang banyak memiliki dialek. Dalam C++, dialek bukan disebabkan oleh karena si
pembicara berasal dari Jepang atau Indonesia, melainkan karena bahasa ini
memiliki beberapa kompiler yang berbeda. Ada empat kompiler umum yaitu : C++
Borland, C++ Microsoft Visual, C/386 Watcom, dan DJGPP. Anda dapat mendownload
DJGPP atau mungkin saja anda telah memiliki kompiler lain.
sebuah bahasa pemrograman yang memiliki banyak dialek, seperti bahasa orang
yang banyak memiliki dialek. Dalam C++, dialek bukan disebabkan oleh karena si
pembicara berasal dari Jepang atau Indonesia, melainkan karena bahasa ini
memiliki beberapa kompiler yang berbeda. Ada empat kompiler umum yaitu : C++
Borland, C++ Microsoft Visual, C/386 Watcom, dan DJGPP. Anda dapat mendownload
DJGPP atau mungkin saja anda telah memiliki kompiler lain.
Setiap kompiler
ini agak berbeda. Setiap kompiler akan dapat menjalankan fungsi fungsi standar
C++ ANSI/ISO, tetapi masing masing kompiler juga akan dapat menjalankan fungsi
fungsi nonstandard (fungsi fungsi ini, agak mirip dengan ucapan yang tidak
standar yang diucapkan orang diberbagai pelosok negeri. Sebagai contoh, di New
Orleans kata median disebut neutral ground). Kadang kadang pemakaian fungsi
nonstandard akan menimbulkan masalah pada saat anda hendak mengkompilasi kode
sumber data (source code) (yaitu program berbahasa C++ yang ditulis oleh
seorang programer) mempergunakan kompiler yang berbeda. Tutorial ini tidak
terlepas dari masalah seperti itu.
ini agak berbeda. Setiap kompiler akan dapat menjalankan fungsi fungsi standar
C++ ANSI/ISO, tetapi masing masing kompiler juga akan dapat menjalankan fungsi
fungsi nonstandard (fungsi fungsi ini, agak mirip dengan ucapan yang tidak
standar yang diucapkan orang diberbagai pelosok negeri. Sebagai contoh, di New
Orleans kata median disebut neutral ground). Kadang kadang pemakaian fungsi
nonstandard akan menimbulkan masalah pada saat anda hendak mengkompilasi kode
sumber data (source code) (yaitu program berbahasa C++ yang ditulis oleh
seorang programer) mempergunakan kompiler yang berbeda. Tutorial ini tidak
terlepas dari masalah seperti itu.
Bila anda belum
mempunyai sebuah kompiler, disarankan agar anda segera memiliki sebuah
kompiler. Sebuah kompiler sederhana sudah cukup untuk dipergunakan oleh anda
dalam mengikuti tutorial ini.
mempunyai sebuah kompiler, disarankan agar anda segera memiliki sebuah
kompiler. Sebuah kompiler sederhana sudah cukup untuk dipergunakan oleh anda
dalam mengikuti tutorial ini.
Bahasa
pemrograman C++ adalah bahasa yang amat berbeda. Untuk kompiler C++ berbasis
DOS, akan memerlukan beberapa kata kunci (keywords); keyword sendiri tidak
cukup untuk difungsikan sebagai input dan output. Walau hampir semua fungsi
dalam file library tampaknya bias diakses oleh header filenya. Coba kita lihat
program sesungguhnya :
#include
int main()
{
cout<<”HEY, you, I’m alive! Oh, and Hello World!”;
return 0;
}
pemrograman C++ adalah bahasa yang amat berbeda. Untuk kompiler C++ berbasis
DOS, akan memerlukan beberapa kata kunci (keywords); keyword sendiri tidak
cukup untuk difungsikan sebagai input dan output. Walau hampir semua fungsi
dalam file library tampaknya bias diakses oleh header filenya. Coba kita lihat
program sesungguhnya :
#include
int main()
{
cout<<”HEY, you, I’m alive! Oh, and Hello World!”;
return 0;
}
Marilah kita
lihat elemen dari program diatas. Tanda #include adalah sebuah prosesor
pengarah yang mengatakan kepada kompiler untukmeletakan kode dari header file
iostream.h kedalam program. Dengan menyertakan header file, anda dapat
mengakses banyak fungsi fungsi berbeda. Dalam contoh diatas, fungsi cout
memerlukan file iostream.h.
lihat elemen dari program diatas. Tanda #include adalah sebuah prosesor
pengarah yang mengatakan kepada kompiler untukmeletakan kode dari header file
iostream.h kedalam program. Dengan menyertakan header file, anda dapat
mengakses banyak fungsi fungsi berbeda. Dalam contoh diatas, fungsi cout
memerlukan file iostream.h.
Pada baris
berikutnya yang penting adalah int main(). Baris ini mengatakan kepada kompiler
bahwa ada sebuah fungsi bernama main, yang mana fungsi itu mengembalikan sebuah
integer, sehingga diberi tanda int. Tanda kurung ({ dan }) menandakan awal dan
akhir fungsi dalam program diatas dan menghentikan kode lainnya. Jika anda
memakai bahasa Pascal, anda akan mempergunakan perintah BEGIN dan END.
berikutnya yang penting adalah int main(). Baris ini mengatakan kepada kompiler
bahwa ada sebuah fungsi bernama main, yang mana fungsi itu mengembalikan sebuah
integer, sehingga diberi tanda int. Tanda kurung ({ dan }) menandakan awal dan
akhir fungsi dalam program diatas dan menghentikan kode lainnya. Jika anda
memakai bahasa Pascal, anda akan mempergunakan perintah BEGIN dan END.
Baris berikutnya
dari program diatas agak aneh. Jika anda menulis sebuah program mempergunakan
bahasa lain, anda akan mengetahui bahwa perintah print akan menampilkan text di
layar monitor. Dalam bahasa C++ tidaklah demikian, pemakaian fungsi cout
dipakai untuk menampilkan text di layar monitor anda. Itu juga memakai tanda
atau symbol <;<; , yang diketahui sebagai operator pemasukan ( insertion
operators). Tanda tersebut mengatakan kepada kompiler agar segera menghasilkan
output sesuai dengan input anda. Tanda semicolon ditambahkan kedalam bagian
akhir dari semua fungsi yang dipanggil dalam bahasa C++; tanda seterusnya
memperlihatkan variable yang anda deklarasikan.
dari program diatas agak aneh. Jika anda menulis sebuah program mempergunakan
bahasa lain, anda akan mengetahui bahwa perintah print akan menampilkan text di
layar monitor. Dalam bahasa C++ tidaklah demikian, pemakaian fungsi cout
dipakai untuk menampilkan text di layar monitor anda. Itu juga memakai tanda
atau symbol <;<; , yang diketahui sebagai operator pemasukan ( insertion
operators). Tanda tersebut mengatakan kepada kompiler agar segera menghasilkan
output sesuai dengan input anda. Tanda semicolon ditambahkan kedalam bagian
akhir dari semua fungsi yang dipanggil dalam bahasa C++; tanda seterusnya
memperlihatkan variable yang anda deklarasikan.
Pada baris itu
juga ada kode yang memerintahkan fungsi main kembali ke 0. Pada saat satu kali
kembali diproses, itu dilakukan melalui system operasi. Sebagai catatan,
pendeklarasian fungsi main yang tidak diinginkan memiliki proses kembali, dapa
ditambahkan – void main() – dan biasanya itu berfungsi dengan baik; namun cara
ini merupakan cara yang kurang baik.
juga ada kode yang memerintahkan fungsi main kembali ke 0. Pada saat satu kali
kembali diproses, itu dilakukan melalui system operasi. Sebagai catatan,
pendeklarasian fungsi main yang tidak diinginkan memiliki proses kembali, dapa
ditambahkan – void main() – dan biasanya itu berfungsi dengan baik; namun cara
ini merupakan cara yang kurang baik.
Tanda kurung
terakhir berperan sebagai penutup agar fungsi dihentikan. Anda bias
mencobamengoperasikan fungsi ini didalam sebuah kompiler. Anda dapat melakukan
cut dan paste kode diatas kedalam sebuah file, dan menyimpannya sebagai
file.cpp, dan kemudian anda buka file itu dari dalam kompiler anda. Jika anda
memakai baris perintah kompiler seperti yang ada dalam Borland C++ 5.5,
sebaiknya anda membaca dahulu instruksi kompiler tentang bagaimana cara
melakukan kompilasi (how to compile).
terakhir berperan sebagai penutup agar fungsi dihentikan. Anda bias
mencobamengoperasikan fungsi ini didalam sebuah kompiler. Anda dapat melakukan
cut dan paste kode diatas kedalam sebuah file, dan menyimpannya sebagai
file.cpp, dan kemudian anda buka file itu dari dalam kompiler anda. Jika anda
memakai baris perintah kompiler seperti yang ada dalam Borland C++ 5.5,
sebaiknya anda membaca dahulu instruksi kompiler tentang bagaimana cara
melakukan kompilasi (how to compile).
Comment atau
komentar sering dipakai dalam penulisan program. Ketika anda mengatakan kepada
kompiler bahwa sebuah bagian dari program anda adalah tex komentar, kompiler
tidak akan memasukan itu sebagai perintah pemrograman. Untuk membua sebuah
komentar dipergunakan tanda //, yang mengaakan kepada kompiler bahwa baris
berikut adalah komentar, atau memakai tanda /* dan kemudian diakhiri tanda */
untuk menandai bahwa segala yang ada antara kedua tanda ini adalah komentar.
Beberapa kompiler akan mengubah warna area komentar, tetapi beberapa kompiler
lain tidak. Berhati hatilah dalam menulis program anda agar kode program anda
tidak dianggap sebagai komentar oleh kompiler karena dapat mempengaruhi output
program yang anda buat.
komentar sering dipakai dalam penulisan program. Ketika anda mengatakan kepada
kompiler bahwa sebuah bagian dari program anda adalah tex komentar, kompiler
tidak akan memasukan itu sebagai perintah pemrograman. Untuk membua sebuah
komentar dipergunakan tanda //, yang mengaakan kepada kompiler bahwa baris
berikut adalah komentar, atau memakai tanda /* dan kemudian diakhiri tanda */
untuk menandai bahwa segala yang ada antara kedua tanda ini adalah komentar.
Beberapa kompiler akan mengubah warna area komentar, tetapi beberapa kompiler
lain tidak. Berhati hatilah dalam menulis program anda agar kode program anda
tidak dianggap sebagai komentar oleh kompiler karena dapat mempengaruhi output
program yang anda buat.
Selanjutnya anda
harus dapa menuliskan program sederhana untuk menampilkan informasi yang anda
ketikan kedalamnya. Selain itu, program juga bisa dibuat untuk menerima input.
Fungsi yang dipakai adalah cin, dan diikuti dengan tanda >>.
harus dapa menuliskan program sederhana untuk menampilkan informasi yang anda
ketikan kedalamnya. Selain itu, program juga bisa dibuat untuk menerima input.
Fungsi yang dipakai adalah cin, dan diikuti dengan tanda >>.
Tentu saja
sebelum anda mencoba menerima input, anda harus memiliki tempat penyimpan
input. Dalam pemrograman, input dan data disimpan dalam variable. Ada beberapa
jenis variable. Pada saat anda ingin mengatakan kepada kompiler sebuah variable
yang anda deklarasikan, anda harus menyertakan tipe data dan nama dari variable
itu. Beberapa cara dasar adalah dengan menuliskan include char, int, dan float.
sebelum anda mencoba menerima input, anda harus memiliki tempat penyimpan
input. Dalam pemrograman, input dan data disimpan dalam variable. Ada beberapa
jenis variable. Pada saat anda ingin mengatakan kepada kompiler sebuah variable
yang anda deklarasikan, anda harus menyertakan tipe data dan nama dari variable
itu. Beberapa cara dasar adalah dengan menuliskan include char, int, dan float.
Sebuah variabel
char menyimpan sebuah karakter tunggal; variabel int akan menyimpan integer
(bukan bilangan desimal), dan variables float akan menyimpan bilangan desimal.
Setiap variable – char, int, dan float – merupakan sebuah kata kunci (keyword)
yang and pergunakan pada saat anda mendeklarasikan sebuah variabel. Untuk
mendeklarasikan sebuah variable anda memakai syntax type . Ini diijinkan untuk
mendeklarasikan variable multiple dari jenis variable yang sama pada baris yang
sama; masing masing variabelnya dipisahkan dengan tanda koma. Deklarasi sebuah
variable atau sekelompok variabel dapat diikuti tanda semicolon (Catatan, tanda
ini sama dengan yang diterapkan pada prosedur dimana anda akan memanggil sebuah
fungsi).
char menyimpan sebuah karakter tunggal; variabel int akan menyimpan integer
(bukan bilangan desimal), dan variables float akan menyimpan bilangan desimal.
Setiap variable – char, int, dan float – merupakan sebuah kata kunci (keyword)
yang and pergunakan pada saat anda mendeklarasikan sebuah variabel. Untuk
mendeklarasikan sebuah variable anda memakai syntax type . Ini diijinkan untuk
mendeklarasikan variable multiple dari jenis variable yang sama pada baris yang
sama; masing masing variabelnya dipisahkan dengan tanda koma. Deklarasi sebuah
variable atau sekelompok variabel dapat diikuti tanda semicolon (Catatan, tanda
ini sama dengan yang diterapkan pada prosedur dimana anda akan memanggil sebuah
fungsi).
Jika anda tidak
memakai sebuah variable yang dideklarasikan sebelumnya. program anda tidak akan
dapat dioperasikan (atau di run), dan anda akan menerima pesan error yang
memberitahu anda bahwa anda telah melakukan kesalahan.
memakai sebuah variable yang dideklarasikan sebelumnya. program anda tidak akan
dapat dioperasikan (atau di run), dan anda akan menerima pesan error yang
memberitahu anda bahwa anda telah melakukan kesalahan.
Berikut adalah
beberapa contoh deklarasi variable:
int x;
int a, b, c, d;
char letter;
float the_float;
beberapa contoh deklarasi variable:
int x;
int a, b, c, d;
char letter;
float the_float;
Walaupun anda
boleh memiliki banyak variable dengan jenis yang sama, anda tidak dapat
memiliki variable dengan nama yang sama. Begitu pula anda tidak dapat memiliki
variable dan fungsi dengan nama yang sama.
#include <>
int
main()
{
int thisisanumber;
cout<<”Please enter a number:”;
cin>>thisisanumber;
cout<<”You entered: “<
return 0;
}
boleh memiliki banyak variable dengan jenis yang sama, anda tidak dapat
memiliki variable dengan nama yang sama. Begitu pula anda tidak dapat memiliki
variable dan fungsi dengan nama yang sama.
#include <>
int
main()
{
int thisisanumber;
cout<<”Please enter a number:”;
cin>>thisisanumber;
cout<<”You entered: “<
return 0;
}
Coba kita bahas
program diatas ini setiap barisnya. Keyword int mendeklarasikan thisisanumber
menjadi sebuah bilangan integer. Fungsi cin>> membaca sebuah nilai ke
dalam thisisanumber; user harus menekan tombol enter sebelum bilangan bias
dibaca oleh program. Ingatlah, bahwa variable yang telah dideklarasikan adalah
sebuah integer; jika user cenderung nmenulis bilangan decimal, itu akan
diproses dengan tidak tepat (sebab komponen desimal dari bilangan itu akan
ditolek). Cobalah menuliskan satu baris karakter atau bilangan desimal ketika
anda mengoperasikan program diatas; hasil yang didapat bervariasi dari input ke
input, tetapi bila tidak ada masalah akan tampak bagus. Ingatlah ketika mencetak
sebuah variabel, tanda quotation tidak dipakai. Apabila ada tanda quotation,
maka hasilnya adalah “You Entered: thisisanumber.”
program diatas ini setiap barisnya. Keyword int mendeklarasikan thisisanumber
menjadi sebuah bilangan integer. Fungsi cin>> membaca sebuah nilai ke
dalam thisisanumber; user harus menekan tombol enter sebelum bilangan bias
dibaca oleh program. Ingatlah, bahwa variable yang telah dideklarasikan adalah
sebuah integer; jika user cenderung nmenulis bilangan decimal, itu akan
diproses dengan tidak tepat (sebab komponen desimal dari bilangan itu akan
ditolek). Cobalah menuliskan satu baris karakter atau bilangan desimal ketika
anda mengoperasikan program diatas; hasil yang didapat bervariasi dari input ke
input, tetapi bila tidak ada masalah akan tampak bagus. Ingatlah ketika mencetak
sebuah variabel, tanda quotation tidak dipakai. Apabila ada tanda quotation,
maka hasilnya adalah “You Entered: thisisanumber.”
Apabila tanda
quotation dihilangkan, maka kompiler akan menganggap itu sebuah variabel, dan
karena itu program akan melakukan pengecekan atas nilai variabel agar dapat
mengganti nama variabel dengan variable pada saat eksekusi fungsi output.
Jangan bimbang dengan adanya dua operator pemasukan dalam satu baris program.
Anda bisa juga memasukan beberapa operator pemasuka dalam satu baris selama
tiap operator pemasukan menghasilkan output yang berbeda; anda perlu memisahkan
literal string (yaitu string yang tertutup dalam tanda quotation) dan variabel
dengan menaruh masing masing operator pemasukannya (each insertion operators) (yaitu
tanda <<).
quotation dihilangkan, maka kompiler akan menganggap itu sebuah variabel, dan
karena itu program akan melakukan pengecekan atas nilai variabel agar dapat
mengganti nama variabel dengan variable pada saat eksekusi fungsi output.
Jangan bimbang dengan adanya dua operator pemasukan dalam satu baris program.
Anda bisa juga memasukan beberapa operator pemasuka dalam satu baris selama
tiap operator pemasukan menghasilkan output yang berbeda; anda perlu memisahkan
literal string (yaitu string yang tertutup dalam tanda quotation) dan variabel
dengan menaruh masing masing operator pemasukannya (each insertion operators) (yaitu
tanda <<).
Bila anda hendak
mencoba untuk meletakan dua variabel bersama sama dalam satu baris program
seperti tanda <;<; hasilnya adalah pesan eror; maka janganlah melakukan
itu.
mencoba untuk meletakan dua variabel bersama sama dalam satu baris program
seperti tanda <;<; hasilnya adalah pesan eror; maka janganlah melakukan
itu.
Jangan lupa
untuk mengakhiri fungsi fungsi dan deklarasi dengan sebuah tanda semicolon.
Jika anda lupa memberi tanda semicolon, kompiler akan memberi anda sebuah pesan
eror pada saat anda melakukan kompilasi program anda.
untuk mengakhiri fungsi fungsi dan deklarasi dengan sebuah tanda semicolon.
Jika anda lupa memberi tanda semicolon, kompiler akan memberi anda sebuah pesan
eror pada saat anda melakukan kompilasi program anda.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar