Selasa, 10 Januari 2012

Belajar membuat Header


Header adalah huruf-huruf berukuran khusus yang digunakan untuk menuliskan judul bab atau sub bab. Ada enam tingkatan header mulai dari H1 hingga H6. H1 adalah header yang paling besar dan H6 adalah header yang paling kecil. Coba tulis dalam Notepad anda sebagai berikut:
<HTML>
  
 
<BODY>
    <H1>Header level 1</H1>
 
    <H2>Header level 2</H2>
    
 
<H3>Header level 3</H3>
    <H4>Header level 4</H4>
    <H5>Header level 
 
5</H5>
 
    <H6>Header level 6</H6>
  </BODY>
</HTML>
Simpanlah dalam format file HTML kemudian buka dalam browser. Hasilnya akan tampak sebagai berikut:

Header level 1

Header level 2

Header level 3

Header level 4

Header level 5
Header level 6
Biasakanlah menggunakan tag header ini dalam setiap judul yang ingin kamu buat, search engine sangat menyukai header ini dalam mempermudah mereka menemukan situs kamu nantinya.



Bekerja dengan Paragraph

Sekarang kita akan mempelajari bagaimana cara membuat baris dan paragraf. Biasanya, untuk membuat baris baru, kita lakukan dengan menekan tombol Enter. Bagaimana dengan dokumen HTML? Cobalah membuat tulisan berikut pada Notepad:
<HTML>
  <BODY>
     Baris pertama
     Baris kedua
     Baris ketiga
  </BODY>
 
</HTML>
Simpanlah sebagai file HTML kemudian bukalah dalam browser. Bagaimana hasilnya? Ternyata hasilnya hanya seperti ini:

Baris pertama Baris kedua Baris ketiga.
Kesimpulannya, penekanan tombol Enter tidak menghasilkan baris dalam tampilan browser. Demikianlah sifat penulisan dokumen HTML. Lantas, bagaimana caranya membuat baris? Gunakanlah tag <BR>. Tag ini tidak mempunyai tag penutup. Bukalah source kode file HTML tadi lalu edit seperti berikut:
<HTML>
 
  <BODY>
     Baris pertama<br>
     Baris kedua<br>
     Baris ketiga
  </BODY>
</HTML>
Simpan kemudian lihat hasilnya dengan me-refresh pada browser. Hasilnya kurang lebih akan seperti ini:
Baris pertama
Baris kedua
Baris ketiga
Membuat baris kalimat, gampang kan ? Tag <BR> tersebut dapat pula digunakan untuk membuat baris kosong, artinya baris yang tidak mempunyai kalimat apa-apa. Editlah sekali lagi source code latih4.htm menjadi seperti ini:
<HTML>
 
  <BODY>
     Baris pertama<br><br>
     Baris kedua<br><br>
     Baris ketiga
  </BODY>
 
</HTML>
Simpan lalu refresh sekali lagi maka hasilnya akan seperti ini:
Baris pertama

Baris kedua

Baris keempat
Di sini kita lihat bahwa tag <BR> yang ditulis dua kali akan menghasilkan dua baris, demikian seterusnya. Setelah pandai membuat baris, sekarang kita akan belajar membuat paragraf. Perhatikanlah contoh tulisan di bawah ini:
<HTML>
<BODY>
  Paragraf pertama <P>
  Paragraf kedua <P>
 
  Paragraf ketiga
</BODY>
</HTML>
Bila dilihat dalam browser, hasilnya akan seperti ini:
Paragraf pertama
Paragraf kedua
Paragraf ketiga
Dengan berpatokan pada contoh penggunaan tag <P> di atas, cobalah buat file HTML dengan menggunakan Notepad sehingga menghasilkan dokumen HTML yang akan tampak di browser seperti ini:
World Wide Web (WWW) merupakan sebuah sistem dimana informasi (teks, gambar, suara, dan lain-lain) dipresentasikan dalam bentuk hypertext dan dapat diakses oleh sebuah peraga WWW (yang sering disebut sebagai browser).
Informasi di WWW pada umumnya ditulis dalam bentuk HTML (Hypertext Markup Language). Selain itu, informasi lain dapat berupa gambar (dalam format GIF, JPG, PNG), suara (dalam format AU, WAV), dan objek multimedia lainnya (seperti MIDI, Shockwave, Quicktime Movie, 3D World).
Bila anda masih mengingat pelajaran-pelajaran terdahulu, maka tanpa kesulitan yang berarti anda akan bisa membuat source code untuk menghasilkan tulisan-tulisan di atas. Kode sumbernya kira-kira sebagai berikut:
<HTML><BODY>
<B>World Wide Web</B> (WWW) merupakan sebuah
sistem dimana informasi (teks, gambar, suara,
dan lain-lain) dipresentasikan dalam bentuk
<I>hypertext</I> dan dapat diakses oleh sebuah
peraga WWW (yang sering disebut sebagai 
 
<U>browser</U>). 
 
<P>Informasi di WWW pada umumnya ditulis dalam 
bentuk HTML (Hypertext Markup Language). 
Selain itu, informasi lain dapat berupa: gambar
(dalam format GIF, JPG, PNG), suara (dalam 
format AU, WAV), dan objek multimedia lainnya 
(seperti MIDI, Shockwave, Quicktime Movie, 3D World).
</BODY></HTML>
Simpanlah file di atas kemudian buka dalam browser.

Tampil Apa Adanya

Bagaimana kalo ternyata kamu butuh tampilan yang membutuhkan banyak spasi dan tak bisa diwakili oleh perintah2 HTML diatas? Misalnya kamu pengen bikin tampilan seperti ini :
             ^              

            | |            

          @#####@            

        (###   ###)-.        

      .(###     ###) \       

     /  (###   ###)   )   

    (=-  .@#####@|_--"     

    /\    \_|l|_/ (\   

   (=-\     |l|    /      

    \  \.___|l|___/       

    /\      |_|   /      

   (=-\._________/\       

    \             /      

      \._________/       

        #  ----  #        

        #   __   #         

        \########/
 
    MOVE AND I SHOT!!! 
 
Maka gunakanlah tag <PRE>, sehingga untuk menampilkan hasil seperti diatas, kode sumbernya sebagai berikut :
<HTML>
<BODY>
<PRE>
             ^              

            | |            

          @#####@            

        (###   ###)-.        

      .(###     ###) \       

     /  (###   ###)   )   

    (=-  .@#####@|_--"     

    /\    \_|l|_/ (\   

   (=-\     |l|    /      

    \  \.___|l|___/       

    /\      |_|   /      

   (=-\._________/\       

    \             /      

      \._________/       

        #  ----  #        

        #   __   #         

        \########/
 
    MOVE AND I SHOT!!! 
 
</PRE>
</BODY> 
Selamat mencoba !!


Karakter Khusus

Kita telah mengetahui bahwa browser tidak mengenal pembuatan baris dengan tombol Enter. Disamping itu, browser juga tidak mengenal pembuatan spasi lebih dari satu spasi dengan menekan tombol Spasi ataupun tombol Tab. Nah, bagaimana caranya membuat lebih dari satu spasi dalam dokumen HTML? Pembuatan spasi dalam kode-kode HTML diganti tulisan &nbsp; seperti yang bisa kita lihat pada contoh berikut ini:
<HTML><BODY>
kata-kata ini diantarai satu spasi sedangkan<br>kata-kata &nbsp;&nbsp;&nbsp; ini &nbsp;&nbsp;&nbsp; diantarai &nbsp;&nbsp;&nbsp; lima &nbsp;&nbsp;&nbsp; spasi
</HTML></BODY>
Bila dilihat dalam browser hasilnya akan seperti ini:
Kata-kata ini diantarai satu spasi sedangkan
kata-kata     ini     diantarai     lima     spasi
Disamping notasi untuk pembuatan spasi (&nbsp;) ada lagi sejumlah notasi khusus untuk penulisan karakter-karakter tertentu. Karakter-karakter ini harus dituliskan dengan notasi khusus mengingat karakter-karakter ini dipakai juga sebagai kode-kode tag atau karena memang tidak dijumpai dalam karakter teks ASCII. Berikut beberapa diantaranya:
Karakter
Keterangan
Notasi
kurung runcing buka
&lt;
kurung runcing tutup
&gt;
&
dan
&amp;
"
tanda petik ganda
&quot;
+
tanda plus minus
&plusmn;
©
hak cipta atau copyright
&copy;
®
terdaftar atau registered
&reg;
Misalnya kita akan membuat tulisan seperti ini:
Tip & Trik ini disajikan untuk para "pemula". Banyaknya ± 75 artikel. Dan setiap artikel terdaftar® dalam direktorat hak cipta©. 
<harap maklum>
Beginilah cara penulisannya dengan bahasa HTML:
<HTML><BODY>
Tip &amp; Trik ini disajikan untuk para &quot;pemula&quot;. Banyaknya &plusmn; 75 artikel. Dan setiap artikel terdaftar&reg; dalam direktorat hak cipta&copy;. <br>&lt;harap maklum&gt;.
</HTML></BODY>

Alignment atau Perataan

Dalam tulisan cetak, dikenal tiga atau empat macam perataan yaitu rata kiri (align left), di tengah (center), rata kanan (align right) dan rata kiri dan kanan (justify). Tag Header dan Tag Paragraf dapat disisipi dengan atribut align untuk melakukan perataan ini.
Contoh atribut perataan dalam tag header:
<HTML><BODY>
<H1>Header level 1</H1>
 
<H2 
 
align="center">Header level 2</H2>
<H3 
 
align="right">Header level 3</H3>
</BODY></HTML>
Bila dilihat dalam browser, tampak seperti ini:

Header level 1

Header level 2

Header level 3

Contoh atribut perataan dalam tag paragraf:
<HTML><BODY>
<P>paragraf rata kiri 
 
adalah default</p>
 
<P align="center">paragraf di 
 
tengah</p>
<P align="right">paragraf rata 
 
kanan</p>
<P align="justify">paragraf rata kiri dan 
 
kanan</p>
</BODY></HTML>
Hasilnya seperti yang anda bayangkan:
paragraf rata kiri adalah default
paragraf di tengah
paragraf rata kanan
paragraf rata kiri dan kanan
Berpedoman dengan contoh di atas, cobalah membuat tulisan dengan model header dan paragraf sebagai berikut:

Untuk Apa Mempunyai Website?

Jika anda seorang pelajar atau mahasiswa, anda dapat membuat website untuk memperkenalkan sekolah atau universitas anda. Apa kegiatannya, program kerjanya di masa datang, organisasi-organisasi yang terdapat di dalamnya, dan lain sebagainya.
Jika anda seorang ilmuwan, peneliti atau saintis, website anda bisa diisi dengan publikasi karya ilmiah anda, tesis, proposal-proposal iptek, rencana penelitian, masalah yang dihadapi dalam penelitian, jadwal seminar, dan lain sebagainya. Selain itu, anda juga bisa membuat polling online untuk keperluan riset atau untuk mendukung teori-teori anda.
Jika anda seorang pengusaha, anda dapat mengisi website anda dengan barang-barang produksi atau perdagangan anda, tipe dan jenisnya, dukungan purna jualnya, pemasarannya, profil perusahaan, jumlah karyawan, lowongan pekerjaan, grafik kemajuan perusahaan, dan sebagainya.
Maka, buatlah sebuah website, siapapun anda. Karena website adalah untuk siapa saja, dan siapa saja harus punya website. Yuk, belajar bikin website di http://aku.punya.web.id
Selamat mencoba, semoga sukses !!

Indentasi

Disamping mengatur perataan, kita pun bisa mengatur posisi baris-baris paragraf dari margin (tepi halaman). Ada tiga macam bentuk indentasi paragraf. Pertama, baris pertamanya saja yang agak masuk ke dalam. Untuk membuat paragraf semacam ini kita menggunakan tag <DD>. Contoh:
<HTML>
<BODY>
<DD>Paragraf atau alinea ialah sekumpulan kalimat 
 
yang
mengandung satu pokok pikiran. Antara satu paragraf dengan paragraf
lainnya biasanya dipisahkan oleh baris kosong. 
 
Namun biasa pula
paragraf itu ditandai dengan posisi baris pertamanya yang agak
masuk ke 
 
dalam.</DD>
 
</BODY>
</HTML>
Beginilah hasilnya bila dibuka dalam browser:
Paragraf atau alinea ialah sekumpulan kalimat yang mengandung satu pokok pikiran. Antara satu paragraf dengan paragraf lainnya biasanya dipisahkan oleh baris kosong. Namun biasa pula paragraf itu ditandai dengan posisi baris pertamanya yang agak masuk ke dalam.
Kedua, membuat paragraf yang semua barisnya agak masuk ke dalam. Untuk membuat paragraf semacam ini kita menggunakan tag <BLOCKQUOTE> yang mengapit paragraf-paragraf yang hendak kita jadikan masuk ke dalam.
<HTML><BODY>
 
Ini adalah paragraf normal
<BLOCKQUOTE>
<P>Ini paragraf 
 
yang agak masuk ke dalam.
 
<P align="justify">Ini juga contoh paragraf
yang agak masuk ke dalam. 
 
Dengan kalimat yang agak panjang,
kita lihat bahwa <b>semua baris</b> dalam paragraf
ini letaknya agak 
 
masuk ke dalam. <i>Sama rata sama jauhnya</i>.
 
</BLOCKQUOTE>
 
<P>Nah, paragraf ini 
 
kembali normal, karena tag <i>blockquote</i>
sudah berlalu alias sudah ditutup di atas. Ngerti, kan?
 
 
</BODY></HTML>
Beginilah tampilannya dalam browser:
Ini adalah paragraf normal
Ini paragraf yang agak masuk ke dalam.
Ini juga contoh paragraf yang agak masuk ke dalam. Dengan kalimat yang agak panjang, kita lihat bahwa semua baris dalam paragraf ini letaknya agak masuk ke dalam. Sama rata sama jauhnya.
Nah, paragraf ini kembali normal, karena tag blockquote sudah berlalu alias sudah ditutup di atas. Ngerti, kan?
Ketiga, membuat paragraf dalam susunan daftar definisi (definition list). Daftar definisi ialah susunan paragraf yang berselang-seling antara paragraf normal yang merupakan kalimat yang hendak dijelaskan dengan paragraf yang agak masuk ke dalam yang merupakan penjelasan atau definisi dari kalimat di atasnya. Untuk lebih jelasnya, berikut ini contoh daftar definisi:

Daftar Istilah Penting:

Internet
Singkatan dari interconnection network atau hubungan antar jaringan. Internet ialah jaringan komputer global dan merupakan jaringan komputer yang terbesar di dunia karena mampu menghubungkan seluruh komputer yang ada di dunia.
HTTP
Singkatan dari Hypertext Transfer Protocol adalah salah satu protokol bahasa yang digunakan untuk berkomunikasi antar server komputer dalam internet. Protokol bahasa yang lain dalam internet misalnya: Telnet, News, Gropher, FTP.
Karena cuma demo, cukup dua definisi sajalah. Nah, paragraf ini kembali normal.
Untuk membuat daftar definisi semacam di atas digunakan tiga macam tag yaitu :
  1. <DL> yang menandai dimulai atau diakhirinya daftar definisi,
  2. <DT> yang menandai paragraf normal (yang dijelaskan) dan
  3. <DD> yang menandai paragraf yang agak masuk ke dalam (yang menjelaskan paragraf di atasnya).
Untuk contoh di atas beginilah kode sumbernya:
<DL>
 
<DT><B>Internet</b></DT>
  <DD>Singkatan dari 
 
<i>interconnection network</i> 
      atau hubungan antar jaringan. Internet ialah jaringan komputer 
      
 
global dan merupakan jaringan komputer yang terbesar di dunia 
      karena mampu menghubungkan seluruh komputer yang ada 
 
di dunia.</DD>
<DT><b>HTTP</B></DT>
 
<DD>Singkatan dari <i>Hypertext 
 
Transfer Protocol</i> 
    adalah salah satu protokol bahasa yang digunakan untuk berkomunikasi 
    antar server 
 
komputer dalam internet. Protokol bahasa yang lain 
    dalam internet misalnya: Telnet, News, Gropher, 
 
FTP.</DD>
</DL>
Karena cuma demo, cukup dua definisi sajalah. Nah, paragraf 
ini kembali 
 
normal.
Sekarang, cobalah berlatih membuat daftar definisi sendiri! Selamat Mencoba!!


Membuat Daftar

Ada dua macam daftar item yaitu daftar item tak berurut (bullet) dan daftar item berurut (numbering). 
Contoh daftar item tak berurut (bullet):
  • item pertama
  • item kedua
  • item ketiga
Contoh daftar item berurut (numbering):
  1. item pertama
  2. item kedua
  3. item ketiga
Untuk membuat daftar item tak berurut kita gunakan tag <UL> sedang untuk membuat daftar item berurut digunakan tag <OL>. Adapun setiap item ditandai dengan tag <LI>. 
Beginilah kode sumber untuk daftar item tak berurut di atas:
<ul>
<li>item pertama</li>
<li>item kedua</li>
<li>item ketiga</li>
</ul>
Dan beginilah kode sumber untuk daftar item berurut di atas:
<ol>
<li>item pertama</li>
<li>item kedua</li>
<li>item ketiga</li>
</ol>
Kita pun dapat membuat daftar item bertingkat atau daftar item di dalam daftar item. Contohnya sebagai berikut:
  • item pertama
  • item kedua
    • sub item pertama
    • sub item kedua
      • sub sub item pertama
      • sub sub item kedua
      • sub sub item ketiga
    • sub item ketiga
  • item ketiga
Untuk membuat daftar item bertingkat seperti di atas tidak ada penambahan tag atau atribut apa-apa. Yang dilakukan hanyalah menempatkan tag-tag daftar item tingkat bawah di dalam daftar item tingkat di atasnya. Untuk jelasnya beginilah source kodenya:
<ul>
<li>item pertama</li>
<li>item kedua</li>
<ul>
<li>sub item pertama</li>
<li>sub item kedua</li>
<ul>
<li>sub sub item pertama</li>
<li>sub sub item kedua</li>
<li>sub sub item ketiga</li>
</ul>
<li>sub item ketiga</li>
</ul>
<li>item ketiga</li>
</ul>
Penulisan kode-kode HTML di atas sengaja kita beri spasi agak ke dalam, agar lebih mudah dibaca dan dimengerti mana yang level pertama, kedua dan seterusnya. Sebenarnya, tanpa pemberian spasi, hasilnya dalam browser tetap akan menggunakan spasi agak ke dalam untuk level-level di bawahnya. 
Cara yang sama dilakukan untuk membuat daftar item berurut bertingkat. Kita tinggal mengganti tag <UL> dengan tag <OL> maka hasilnya akan seperti ini: 
  1. item pertama
  2. item kedua
    1. sub item pertama
    2. sub item kedua
      1. sub sub item pertama
      2. sub sub item kedua
      3. sub sub item ketiga
    3. sub item ketiga
  3. item ketiga
Dari contoh daftar item tak berurut yang bertingkat di atas, kita lihat bahwa secara default, browser akan menampilkan gambar (bullet) bulatan hitam untuk item-item level pertama, lingkaran untuk untuk item-item level kedua, dan kotak hitam untuk item-item level ketiga.  Sebenarnya kita pun bisa memilih sendiri bullet jenis apa yang kita ingin gunakan dengan menambah atribut TYPE dalam tag <UL>. Rumusnya: <UL TYPE="jenis bullet">. Dimana nama bullet ada tiga macam: "disc" untuk bulatan hitam, "circle" untuk lingkaran, dan "square" untuk kotam hitam. Jadi bila kita ingin membuat daftar item semacam ini:
  • item pertama
  • item kedua
  • item ketiga
Maka kita menuliskan kode-kode HTML sebagai berikut:
<ul type="square">
<li>item pertama</li>
<li>item kedua</li>
<li>item ketiga</li>
</ul>
Untuk daftar item berurut (numbering), jenis angkanya pun dapat diganti dengan menggunakan atribut yang sama. Jadi rumusnya: <OL TYPE="jenis angka">. Sedangkan jenis angkanya diisi dengan angka 1, A, a, I, atau i tergantung selera kita. Contoh:
<ol type="I">
<li>item pertama</li>
<li>item kedua</li>
<ol type="A">
<li>sub item pertama</li>
<li>sub item kedua</li>
<ol type="1">
<li>sub sub item pertama</li>
<li>sub sub item kedua</li>
<li>sub sub item ketiga</li>
</ol>
<li>sub item ketiga</li>
</ol>
<li>item ketiga</li>
</ol>
Akan menghasilkan daftar item sebagai berikut:
  1. item pertama
  2. item kedua
    1. sub item pertama
    2. sub item kedua
      1. sub sub item pertama
      2. sub sub item kedua
      3. sub sub item ketiga
    3. sub item ketiga
  3. item ketiga
Sekian pelajaran tentang bullet dan numbering.



Link atau Kaitan

Sekarang kita akan belajar membuat link yang merupakan ciri khas dari dokumen web. Link adalah sebuah teks atau gambar yang bila di-klik akan membawa anda ke bagian lain dari dokumen web. Sebuah link biasanya ditandai dengan teks warna biru bergaris bawah atau pointer mouse yang berubah menjadi telunjuk tangan. Untuk membuat sebuah teks atau gambar menjadi sebuah link, kita lakukan dengan mengapitnya dengan tag pembuka <A HREF> dan tag penutup </A>. Jadi rumusnya kira-kira sebagai berikut: 
<A HREF="lokasi_tujuan">link</A>.
Contoh link yang menuju ke situs lain: hidayatullah online.
Inilah kode sumbernya:
<A HREF="http://www.hidayatullah.com">hidayatullah online</A>
Berdasarkan lokasi tujuannya, link dapat dibedakan atas: 
  1. Link yang menuju ke homepage (halaman pertama) dari sebuah situs
  2. Link yang menuju ke halaman yang lain dalam situs yang sama
  3. Link yang menuju ke halaman yang lain dalam situs yang lain
  4. Link yang menuju ke bagian tertentu (bookmark) dalam halaman yang sama. 
  5. Link yang menuju ke bagian tertentu (bookmark) dalam halaman yang berbeda
  6. Link yang mengarah ke sebuah file yang dapat ditampilkan dalam browser, misalnya file image (gambar) atau animasi seperti GIF, JPG, BMP dan sebagainya. 
  7. Link yang mengarah ke sebuah file tertentu yang tidak bisa ditampilkan atau dijalankan dalam browser misalnya: file program (EXE), file kompresi (ZIP), file audio (seperti MP3, RM), file video, dan lain-lain. Bila link semacam ini diklik, akan muncul kotak dialog yang menanyakan apakah anda akan menyimpan (save) file itu dalam hardisk atau menjalankannya dengan program yang sesuai. Proses pengambilan dan penyimpanan file semacam inilah yang dinamakan download. 
  8. Link yang mengarah ke alamat email. Bila link ini diklik akan membuka jendela pengiriman email dari program email yang terinstall pada komputer user (misalnya Microsoft Outlook). Pada kotak tujuan email (To:) sudah tercantum alamat email tujuan.
Untuk setiap jenis link di atas, yang penting untuk diketahui adalah cara penulisan alamat atau lokasi (URL) dari situs atau file yang dituju oleh link itu. Lokasi ini ditulis diantara tanda kutip sesudah atribut href=. Ketentuannya sebagai berikut:
  1. Link yang menuju ke homepage (halaman pertama) dari situs lain, cukup dituliskan alamat URL dari website tersebut, misalnya: href="http://www.situs.com"
  2. Link yang menuju ke halaman lain dalam situs lain, maka harus kita tuliskan alamat URL dan lokasi filenya.
    Misalnya: href="http://www.situs.com/sini/situ.htm".
  3. Link yang menuju ke halaman lain dalam situs yang sama, maka cukup dituliskan lokasi filenya, tanpa menuliskan alamat URL situs itu. Dalam hal ini ada beberapa kemungkinan:
    a) Bila file tersebut berlokasi pada folder yang sama dengan file dari link tersebut maka cukup dituliskan nama filenya, misalnya: href="freeware1.htm"
    b) Bila file yang dituju itu berada dalam folder yang lain di bawah folder yang ditempati oleh link tersebut, maka harus dituliskan nama foldernya. Misalnya: href="javascript/js001.htm".
    c) Sedangkan bila file yang dituju itu berada dalam folder yang lain di atas folder yang ditempati oleh file dari link tersebut maka dituliskan seperti berikut: href="/rainbow.gif".
    d) Bila file tersebut letaknya dua tingkat di atas maka dituliskan dua kali titik dua seperti ini: href="/rainbow.gif" dan seterusnya.
  4. Untuk membuat link yang menuju ke bagian tertentu dari sebuah halaman web, sebelumnya kita harus memberi nama pada tempat/lokasi yang akan dituju itu dengan mencantumkan tag <a name="bagian"></a> pada baris yang akan dituju itu. Setelah itu barulah kita bisa membuat link yang menuju ke bagian tersebut. Dalam hal ini ada dua kemungkinan.
    a) Bila tempat yang dituju itu terdapat dalam halaman yang sama dengan link tersebut maka cukup dituliskan nama lokasi yang dituju itu. Misalnya: href=#bagian.
    b) Bila tempat yang dituju itu terletak pada halaman yang lain maka harus dituliskan nama file dari halaman itu baru nama tempatnya.
    Misalnya: href="lain.htm#bagian"
  5. Link yang mengarah ke sebuah file yang bukan file HTML misalnya file program, audio, image, dan lain-lain cara penulisannya sama saja caranya dengan file HTML seperti pada point 1, 2 dan 3 di atas. 
  6. Link yang berisi alamat email dituliskan seperti berikut: href="mailto:adifitrah@maktoob.com".
Telah kita ketahui bahwa bila sebuah link diklik maka browser akan menampilkan halaman yang dituju oleh link tersebut. Cara browser memunculkan halaman tujuan ini ada dua macam.
  1. Ditampilkan pada jendela yang sama. Artinya, halaman tempat link itu akan digantikan oleh halaman yang dituju oleh link tersebut. Ini merupakan cara pemunculan default.
  2. Ditampilkan pada jendela yang lain. Artinya, akan muncul jendela baru yang menampilkan halaman yang dituju. Untuk membuat link semacam ini, kita harus menambahkan atribut TARGET="_blank" dalam tag <A HREF>. Contoh: <a href="webpage.htm" target="_blank">.
Sekian pelajaran tentang link. Agar anda lebih mengerti cara pembuatan macam-macam link tersebut, selanjutnya anda dapat berlatih membuat beberapa halaman web dengan sejumlah link di dalamnya.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar